Yuk Nabung Saham Goes to Campus UM Pontianak

Dalam Berita
26 April 2017   ADMIN   328 Kali

Terobosan Fakultas Ekonomi UM Pontianak patut diapresiasi. Fakultas ini mengajak mahasiswa, civitas akademika dan masyarakat umum untuk berinvestasi sejak dini dan juga memahami pentingnya…

Terobosan Fakultas Ekonomi UM Pontianak patut diapresiasi. Fakultas ini mengajak mahasiswa, civitas akademika dan masyarakat umum untuk berinvestasi sejak dini dan juga memahami pentingnya berinvestasi di pasar modal, khususnya saham. Dengan melibatkan Relief Indonesia berupaya untuk mengkampanyekan hal tersebut melalui “Seminar Yuk Nabung Saham Goes to Campus”. Hal tersebut, juga didukung karena potensi perkembangan nilai saham di Indonesia cukup tinggi yang tercermin dari pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terus bertumbuh. Kali ini Fakultas Ekonomi UM Pontianak bekerjasama dengan Indonesia Stock Exchange Mengadakan Seminar “Yuk Nabung Saham” dengan menghadirkan beberapa pembicara salah satunya Dedi Hariyanto, beliau adalah salah satu dosen Fakultas Ekonomi UM Pontianak yang konsen dengan masalah ini.

Menurut Dedi Hariyanto investasi itu penting. Investasi untuk anak muda harus dimulai sedini mungkin agar kehidupan di masa depan lebih terjamin lagi. Salah satu cara berinvestasi yang baik adalah dengan memiliki saham, kita bisa menjadi “pemilik” dari badan usaha tertentu yang sudah dibeli sahamnya. Dengan berinvestasi melalui saham, maka kita akan mendapatkan dua keuntungan yaitu capital gain dan dividen.

Acara dibuka dengan doa menurut kepercayaan masing-masing, kemudian diikuti dengan lagu kebangsaan, kata sambutan yang disampaikan oleh Bapak Samsudin, SE., M.Si selaku Dekan Fakultas Ekonomi UM Pontianak. Lalu barulah masuk ke inti acara penyampaian materi “Yuk nabung Saham” dengan Pembicara dari IDX Cabang Pontianak Taufan Febiola dan dari Reliance Pimpinan Cab Pontianak Riza Juliardi dan dari OJK bagi edukasi publik Bapak Muhammad Fahmi Firnandi. Penyampaian materi seminar berlangsung dengan lancar dan efektif karena informasi yang disampaikan sangat bermanfaat bagi para mahasiswa/i.

Langkah selanjutnya adalah membuka rekening investasi dengan membuat akun identifikasi investor (single investor identification/SID) pada broker atau perantara perdagangan saham. Saat ini sudah banyak broker saham yang bekerjasama dengan pihak Bank serta menempatkan karyawan di kantor-kantor bank sehingga calon investor cukup melakukan kunjungan ke satu lokasi saja untuk melakukan pembukaan rekening dan SID tersebut.

Dalam jangka waktu tersebut masyarakat dapat terus menambah nilai investasinya secara rutin dengan nilai yang terjangkau. Sehingga masyarakat akan mendapat keuntungan ganda karena dana yang mengendap semakin besar sekaligus mendapat imbal hasil yang juga semakin besar. Cara yang mudah ini, sambung dia, diharapkan bisa menggaet minat lebih banyak masyarakat Indonesia terutama masyarakat berusia muda yang mulai produktif untuk berkontribusi di pasar modal. Selain memberikan keuntungan pribadi bagi investor yang berinvestasi, masuk ke pasar modal juga bisa sekaligus memberikan kontribusi bagi pembangunan nasional. Abrori

© 2016 - ICT UNMUH PONTIANAK